Tugas Etika Bisnis

KASUS II

MONEY GAME BERMUNCUL

JAKARTA : Departemen Perdagangan mengungkapkan pertumbuhan perusahaan yang berpraktik money game bahkan, di antaranya memohon izin usaha penjualan langsung (SIUPL).

Depdag tidak menolerir praktik money game yang berkedok usaha penjualan langsung atau pemasaran berjenjang (multi level marketing / MLM), ujar Kasubdit Kelembagaan dan Usaha Perdagangan Muhammmad Tarigan kepada Bisnis Indonesia, kemarin.

MLM adalah bisnis yang memperdagangkan barang, dan memberikan komisi atau bonus kepada anggota atau mitra usaha atau distributor dari hasil penjualan mereka dan jaringan dibawahnya.

Sedangkan praktik money game biasanya kalaupun ada produk yang dijual, tetapi sebatas kamuflase. Pemberian komisi kepada anggota bukan dari hasil penjualan barang, melainkan dari jumlah uang yang disetor.

Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan, Tarigan mengatakan Instansinya terus memberikan sosialisasi dan temu wicara, agar masyarakat tidak sampai dirugikan karena terjerat usaha money game. Menurut dia, masyarakat golongan ekonomi kelas menengah yang biasanya paling banyak dijerat oleh praktik money game.

Tarigan menjelaskan pihaknya tidak bisa melakukan tindakan atas praktik money game yang beroperasi di Indonesia, karena usaha mereka bukan tercakup dalam usaha yang diatur Depdag, atau bahkan dilarang oleh instansi pemerintah itu.

Ketua Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Helmy Attamimi mengatakan organisasinya berupaya melaporkan kepada Depdag jika ada usaha MLM yang disalahgunakan sebagai bisnis money game.

DISKUSI :

  1. Tidak Setuju, karena dapat merugikan masyarakat, dampaknya negatif yang ditimbulkan oleh bisinis money game jika diberikan izin usaha oleh Depdag.
  2. Selama ada anggota baru yang bergabung di bisnis money game, maka bisnis ini akan terus berjalan. Jika pasar suadah jenuh dan tidak ada anggota baru yang bisa direkrut mka anggota yang terakhir akan mengalami kerugian dan bisnis ini pun akan ikut bangkrut.
  3. Karena bisnis money game bukan tercakup dalam usaha yang diatur Depdag atau bahkan dilarang oleh instansi pemerintah.
  4. Ya, karena bisnis ini dampaknya negatif ke masyarakat. Bisnis ini pula berkedok usaha penjualan langsung / pemasaran berjenjang/ (multi level marketing / MLM) yang dapat pula merugikan MLM yang memiliki izin usaha resmi dari Depdag.
  5. Ada permintaan ada penawaran. Ini hukum ekonomi jangan berpikir masalah etika atau hukum. Etika tidak ada tempatnya dalam dunia usaha tapi masyarakat harus ikut memantau dan berperan aktif bila ada bisnis atau pelaku usaha yang merugikan banyak masyarakat / sudah melanggar hukum, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: